Home LAINNYASurabaya Risma Beri Semangat kepada Anak Almarhum Korban Bunuh Diri di Gadukan

Risma Beri Semangat kepada Anak Almarhum Korban Bunuh Diri di Gadukan

by Idnews
0 comment


Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun menuturkan, keluarga ini akan didampingi dan diberikan konseling oleh DP5A dan trauma healing oleh Dinas Kesehatan Surabaya. Selain itu,istri almarhum juga akan diberdayakan lagi, terutama toko kelontongnya yang akan dihidupkan kembali.

“Istri almarhum ini memang sudah jualan selama ini. Makanya nanti toko kelontongnya yang sudah ada tempatnya ini akan dihidupkan kembali, sehingga nanti bisa menopang perekonomian keluarganya,” kata Chandra.

Ia juga memastikan keluarga tersebut sudah diberi tali silaturrahmi (uang) oleh Risma. Selain itu, karena anak almarhum Senin depan akan sekolah, diberi buku dan tas juga. Bahkan, karena anak almarhum senang bermain bola, maka Wali Kota Risma juga memberikan bola kepada anak itu.

“Tadi sudah dibantu tunai, BPJS BPI untuk semua keluarganya, tas, buku yang ada tanda tangan Bu Wali dan juga bola, supaya anak itu bisa bangkit dan semangat lagi untuk meraih masa depannya. Sebenarnya Bu Wali juga siap membantu biaya sekolahnya, tapi karena pihak sekolah sudah menggratiskan biaya sekolah anaknya, ya Alhamdulillah,” imbuhnya.

Chandra juga menambahkan nanti konselingnya akan difokuskan kepada anak almarhum. Sebab, yang mengalami trauma berat adalah anak almarhum. Apalagi anaknya itu sudah satu bulan penuh tidak sekolah untuk menjaga ayahnya yang sakit stroke.

“Bahkan, anaknya itu yang membuka tali yang digunakan ayahnya untuk bunuh diri. Padahal hanya ditinggal membeli es karena disuruh oleh ayahnya itu, tapi setelah kembali beli es, ternyata ayahnya sudah gantung diri, sehingga pasti sangat stress dia itu,” tutur dia.

Oleh karena itu, Chandra memastikan anak ini akan terus didampingi oleh Pemkot Surabaya hingga anak ini betul-betul sembuh seratus persen. Namun, Chandra belum bisa memastikan sampai kapan pendampingan itu akan dilakukan, karena setiap orang berbeda-beda cara menerima konselingnya.

“Makanya, kita lihat nanti kondisinya dan perkembangannya, kalau sudah pulih baru tidak ada pendampingan,” pungkasnya.

 

Kontak Bantuan

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/ apps/details?id=com.tldigital. sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) [email protected]



Sumber

You may also like

Leave a Comment